Peran Tingkat Pendidikan Ibu dan Kelengkapan Imunisasi Dasar terhadap Kejadian Stunting pada Anak
DOI:
https://doi.org/10.71203/jrkk.v3i1.90Keywords:
stunting, maternal education, basic immunizationAbstract
Background: Stunting is a chronic nutritional problem among children under five that remains a major public health challenge. Disease prevention through basic immunization plays an important role in supporting optimal growth. Methods: This study employed an analytic observational design with a cross-sectional approach to examine the relationship between maternal education level and completeness of basic immunization, as well as its association with stunting among children under five. A total of 83 children were selected using simple random sampling. Data were collected through structured questionnaires and verification of Maternal and Child Health (MCH) books, then analyzed using the chi-square test. Results:The findings showed that there was no significant relationship between maternal education level and completeness of basic immunization (p = 0.573). However, a significant relationship was found between completeness of basic immunization and stunting incidence (p = 0.046), where children with incomplete immunization were more likely to experience stunting. Conclusion: Completeness of basic immunization plays an important role in stunting prevention. Therefore, strengthening immunization programs and providing continuous health education to families and communities are essential to reduce stunting prevalence.
References
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tasikmalaya. (n.d.). Rembuk Stunting Tingkat Kota Tasikmalaya Tahun 2023. Retrieved January 17, 2023, from https://portal.tasikmalayakota.go.id/index.php/q/berita_detail/944
Fikri, Komalyna, & Tanu, I. N. (2023). Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting. 18(1), 49–55.
Hasanah, Saleha, M., Lubis, Ditauli, A., & Syahleman, R. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar terhadap kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi. 5(1), 53–63.
Husnaniyah, D., & Yulyanti, D. (2020). Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu dengan Kejadian Stunting. 12(1), 57–64.
Innas, S., Susanti, M., & Ma’arif, M. (2025). Hubungan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kepatuhan Ibu Terhadap Pemberian Imunisasi Dasar Padabayi Di Puskesmas Andalas. 5(3), 110–118. https://doi.org/10.59003/nhj.v5i3.1634
Iswari, D., Dewi, S., & Purwokerto, U. M. (2023). Hubungan Antara Kelengkapan Riwayat Imunisasi Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 6-24 Bulan. x(x), 1–14.
Kemenkes RI. (2022). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Kemenkes, 1–150.
Ligar , Faturrahman, S. M. (2022). Analisis Perilaku Ibu yang Tidak Memberikan Imunisasi Dasar Pada Bayi (Kajian Teori Health Belief Model (HBM) Di Desa Cipicung Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Culamega Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2021). 18(1), 355–367.
Maharani, R., Rahayu, E. P., & Sholehawati, S. (2021). Factors Related to Stunting Occurrence in The Work Area of The UPTD Kampar Health Center ’ s In Kampar District ’ s. 7(April), 234–240.
Manguma, C., Syahrul, F., Manguma, E., Epidemiologi, P., Masyarakat, F. K., & Airlangga, U. (2022). Hubungan Pengetahuan dan Motivasi Ibu Dengan Kepatuhan Imunisasi Pada Balita Di Lembang Tondon Wilayah Kerja Puskesmas Tondon Kabupaten Toraja Utara Tahun 2022. 1–11.
Mianna, R., & Harianti, R. (2020). Immunization Status and Dietary Consumption Diversity to the Incidence of Stunting in Toodlers Status Imunisasi dan Keragaman Konsumsi. 6(September), 225–229.
Nur Syifa Mardhatillah. (2024). Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Tabuk 1 Desa Pemakuan Tahun 2023 Nur Syifa Mardhatillah memberikan perlindungan atau kekebalan terhadap penyakit tertentu . Tujuan utama dari seperti kepr. 2(1).
Pebrianti, M. Dela, Wiguna, P. A., & Nurbaiti, L. (2022). Hubungan Kelengkapan Imunisasi Dasar dengan Status Gizi Bayi Usia 1-5 Tahun di Puskesmas Labuhan Sumbawa. 1(1), 1–7.
Pemda Provinsi Jawa Barat. (2023). Laporan Penyelenggaraan percepatan penurunan stunting provinsi jawa barat.
Rahayu, S. R. I., Habibi, J., Kesehatan, F. I., & Bengkulu, U. D. (2020). DISEASE WITH STUNTING INCIDENCE IN TODDLERS : 8(2), 1–9.
Rahman, Z., Munir, Z., Siam, W. N., & Korespondensi, E. (2020). Pengaruh Pengetahuan dan Sikap Orang Tua terhadap Motivasi untuk Melengkapi Program Studi Ilmu Keperawatan , Fakultas Kesehatan , Universitas Nurul Jadid Abstrak The Effect of Parent ’ s Knowledge and Attitud e Towards Motivation to Complete Advanced Immunization Abstract. 3(2), 101–105.
Randika, R., Amin, S., & Sriwati, O. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi ibu dalam memberikan imunisasi rutin lengkap di wilayah kerja Puskesmas Inuman. 1(2), 39–46.
Rumaf, F., Ningsih, S. R., Mongilong, R., & Arie, M. (2023). Pentingnya Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi dan Balita. 15–21.
Sinaga, M. M., Adethia, K., Sari, F., & Marpaung, I. M. E. (2022). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Terjadinya Stunting. 1(2), 57–62.
UNICEF. (2023). Indonesia Targetkan Daerah dengan Cakupan Vaksinasi Rendah untuk Atasi Penurunan Imunisasi Anak Pada Pekan Imunisasi Dunia, Indonesia kembali tegaskan komitmen untuk meningkatkan imunisasi. UNICEF. https://www.unicef.org/indonesia/id/siaran-pers/indonesia-targetkan-daerah-dengan-cakupan-vaksinasi-rendah-untuk-atasi-penurunan
Utara, S. A. (2025). Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Samudera Aceh Utara. 2(2), 62–78.
Vasera, Atifa, R., Kurniawan, & Budi. (2023). Hubungan pemberian imunisasi dengan kejadian anak stunting di puskesmas sungai aur pasaman barat tahun 2021 relationship of immunization with stunting children in the sungai aur pasaman barat health center 2021. VI(I).
Wanda, Y. D., Elba, F., Susanti, A. I., Rinawan, F. R., Masyarakat, I. K., Kedokteran, F., & Padjadjaran, U. (2021). Riwayat Status Imunisasi Dasar Berhubungan Dengan Kejadian Balita Stunting. 7(4), 851–856.
WHO. (2022). WHO Global Report on Falls Prevention in Older Age. Perancis: WHO.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




