PENGETAHUAN IBU RUMAH TANGGA TENTANG PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA
DOI:
https://doi.org/10.71203/jrkk.v2i3.36Keywords:
Balita, Pengetahuan Ibu, StuntingAbstract
Latar Belakang: Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi kronis yang berdampak serius terhadap pertumbuhan
fisik, perkembangan kognitif anak, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Di Indonesia, prevalensi stunting
masih tinggi, yaitu 30,8%, dengan beberapa daerah seperti Kalimantan Barat dan Kabupaten Sanggau mencatat angka
lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Rendahnya pengetahuan gizi, kurang optimalnya pola asuh, dan
ketidakmerataan pemberian ASI eksklusif menjadi faktor utama yang berkontribusi terhadap tingginya angka stunting.
Hasil pengamatan awal di wilayah kerja Puskesmas Sanggau menunjukkan bahwa sebagian besar ibu rumah tangga
telah memahami konsep stunting dan mulai menerapkan pola asuh yang lebih sehat.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu rumah tangga dengan upaya pencegahan stunting pada
balita di wilayah kerja Puskesmas Sanggau, Kabupaten Sanggau.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan
sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 95 orang. Analisis data dilakukan
menggunakan uji korelasi Spearman Rank.
Hasil: Mayoritas responden berada pada usia dewasa awal (26–30 tahun), berpendidikan dasar (SD), memiliki
pendapatan di atas UMR, dan memberikan ASI eksklusif kepada anaknya. Hasil uji statistik menunjukkan adanya
hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan upaya pencegahan stunting (p = 0,003).
Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu rumah tangga dengan upaya pencegahan stunting
di wilayah kerja Puskesmas Sanggau. Edukasi dan pemberdayaan ibu perlu terus ditingkatkan sebagai bagian dari
strategi penurunan prevalensi stunting.
Kata kunci: stunting; pengetahuan ibu; upaya pencegahan; balita; ASI eksklusif
References
Amalia, I. D., Lubis, D. P. U., & Khoeriyah, S.
M. (2021). Hubungan Pengetahuan
Ibu Tentang Gizi Dengan Kejadian
Stunting Pada Balita. Jurnal
Kesehatan Samodra Ilmu, 12(2),
146–154.
Https://Doi.Org/10.55426/Jksi.V12i2.
153
Anakoda, P., Ramadhan, K., Entoh, C.,
Bernike Magdalena Sitorus, S.,
Widianti Longgupa Prodi D-Iii
Kebidanan Poso, L., & Kemenkes
Palu, P. (2021). Perilaku
Pencegahan Stunting Pada Ibu
Hamil. Poltekita : Jurnal Ilmu
Kesehatan, 15(2), 97–104.
Https://Doi.Org/10.33860/Jik.V15i2.4
75
Andriani, Y., Nasirun, M., & D., D. (2019).
Meningkatkan Motorik Kasar Pada
Anak Melalui Permainan Estafet
Pada Anak Kelompok B Taman
Kanak- Kanak Lestari Desa Srikaton
Blok V Kecamatan Pondok Kelapa
Kabupaten Bengkulu Tengah. Jurnal
Ilmiah Potensia, 3(1), 32–40.
Https://Doi.Org/10.33369/Jip.4.1.32-
40
Anita et al, (2019). Faktor Yang Berhubungan
Dengan Pengetahuan
Orangtuatentang Stunting Pada
Balita.
Alvi Fitri1, L. E. N. N. (2019). Hubungan
Pendapatan Keluarga, Pendidikan,
Dan Pengetahuan Ibu Balita
Mengenai Gizi Terhadap Stunting Di
Desa Arongan. Jurnal Biology
Education, 10(1), 1–11.
Anastasia Carolina Batu, Astuti, R. P., &
Noviyani, E. P. (2019). Hubungan
Berat Badan Lahir, Asi Eksklusif dan
Lama Pemberian Asi dengan
Kejadian Stunting Pada Balita Usia
24-59 Bulan di Puskesmas Baumata
Kabupaten Kupang Tahun 2021.
SIMFISIS Jurnal Kebidanan
Indonesia, 1(3), 122–130.
Anindita, P. (2019). Hubungan tingkat
pendidikan ibu, pendapatan
keluarga, kecukupan protein dan zink
dengan stunting. Jurnal Kesehatan
Masyarakat, 1, 1–10.
Anggraini dwi et al, (2020). Hubungan
Pengetahuan tentang Jamban Sehat
dan Lingkungan Fisik dengan
Perilaku Buang Air Besar
Sembarangan.
https://doi.org/10.20527/dk.v8i1.796
Dewi, I. C., & Auliyyah, N. R. N. (2020).
Penyuluhan Stunting sebagai Sarana
untuk Meminimalisir Tingginya Angka
Stunting di Desa Gambiran
Kecamatan Kalisat. JIWAKERTA:
Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja
Almumtahanah, Kalista Islami, Lince Amelia, Uji Kawuryan, Ridha Mardiyani, Annisa Rahmawati
106
Nyata, 1(2), 25–29.
https://doi.org/10.32528/jiwakerta.v1i
2.5010
Asmaul Husna, R.Willis, N.l Rahmi, D. F.
(2019). Hubungan Pendapatan
Keluarga dan Pemberian ASI
Eksklusif dengan Kejadian Stunting
pada Balita Usia 24-36 Bulan di
Wilayah Kerja Puskesmas Sukajaya
Kota Sabang. Journal of Healthcare
Technology and Medicine, 9(1), 583.
Fitri, D., & Shofiya, D. (2020). Hubungan Asi
Eksklusif Dan Frekuensi Sakit Pada
Bayi Di Surabaya Barat. Amerta
Nutrition, 4(1), 30–35.
Endang Wahyuningsih1*, Lilik Hartati2*, A. P.,
& 1DIII. (2019). Pemberian Asi
Eksklusif Tidak Berpengaruh
Terhadap Kejadian Stunting Pada
Usia 7-24 Bulan Di Desa Kalikebo
Trucuk Klaten. INVOLUSI: Jurnal
Ilmu Kebidanan, 11(2), 59–64.
Hardjito, K., & Kemenkes Malang, P. (2024).
Peran Ibu Dalam Pemenuhan
Kebutuhan Nutrisi Pada Anak Picky
Eater. Healthy : Jurnal Inovasi Riset
Ilmu Kesehatan, 3(1), 30–36
Hasanah, L. N. (2022). Strategi Mencegah
Stunting. Stunting Pada Anak, 43–52
Hasnawati. (2022). Pengetahuan Orang
Tua Dengan Kejadian Stunting.
Aacendikia: Journal Of
Nursing,
1(2), 31–34.
Hidayati, A. (2017). Merangsang
Pertumbuhan Dan Perkembangan
Anak Dengan Pembelajaran Tematik
Terpadu. Sawwa: Jurnal Studi
Gender, 12(1), 151.
Huljannah, N., & Rochmah, T. N. (2022).
Stunting Prevention Program In
Indonesia: A Systematic Review.
Media Gizi Indonesia, 17(3), 281–
292.
Iffatul (2022) Hubungan Pengetahuan Ibu
Dengan Perilaku Pencegahan
Stunting Pada Anak Usia 3-5 Tahun
Jayadi, Y. I., Adnan, Y., Ibrahim, H.,
Rezkiyanti, F. A., & Awaliah, N. P.
(2023). Peningkatan Perilaku
Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan
Masyarakat Terhadap Konsumsi
Sumber Pangan Lokal Dan Garam
Beryodium Di Dusun Maccini Baji,
Kabupaten Takalar : Studi Quasi
Eksperimental. Ghidza : Jurnal Gizi
Dan Kesehatan, 7(1), 106–117.
Jenny et al, (2023). Penerapan Pendidikan
Kesehatan Pada Ibu Tentang
Pengetahuan Tumbuh Kembang
Anak Usia Prasekolah (3-6 Tahun) Di
Wilayah Kerja Puskesmas Metro
Pusat Application Of Health
Education To Mothers About Growth
Knowledge Preschool Age Children
(3-6 Years) In The. Jurnal Cendikia
Muda, 3(3), 364–370.
Johariyah, A., & Mariati, T. (2018). Efektivitas
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi
Remaja Dengan Pemberian Modul
Terhadap Perubahan Pengetahuan
Remaja. Jurnal Manajemen
Kesehatan Yayasan Rs.Dr. Soetomo,
4(1), 38.
Https://Doi.Org/10.29241/Jmk.V4i1.1
00
Junaidi, H. (2017). Ibu Rumah Tangga:
Streotype Perempuan
Pengangguran. An Nisa’a: Jurnal
Kajian Gender Dan Anak, 12(1), 77–
88.
Jannah, F. (2021). Fathul Jannah - Fathul
Jannah-090.
Kamba, I., Ratno, R., & Ningsih, S. (2021).
Hubungan Motivasi Dengan
Keaktifan Kader Posyandu Wilayah
Kerja Puskesmas Gunung Tabur
Tahun 2020. Preventif : Jurnal
Kesehatan Masyarakat, 12(2),
378.
Https://Doi.Org/10.22487/Preventif.V12i2.440
Karmila et al. (2024). Gambaran Manajemen
Program Penurunan Stunting Pada
Balita Di Puskesmas Kpik Tahun
2022. Applicare Journal, 1(1), 1–7.
Kemendikbud. (2019). Paud Dan Pendidikan
Keluarga Penting Dalam Mendukung
Perkembangan Anakonesia.
Kemenkes. (2023). Stunting Dan
Pencegahannya.
Kemenkes. (2024). Bayi Dan Balita.
Https://Ayosehat.Kemkes.Go.Id/Kate
gori- Usia/Bayi-Dan-Balita
Kholilullah, H., Dosen, S., Tinggi, A., Islam, A.-
N., & Kuala, T. (2020).
Perkembangan Bahasa Anak Usia
Dini. Aktualita: Jurnal Penelitian
Sosial Keagamaan, 10(1),75–
94.Https://Ejournal.An-
Nadwah.Ac.Id/Index.Php/Aktualita/Art
icle/View/163
Khulafa et al, (2017). Hubungan Status Gizi
Dengan Perkembangan Balita Usia
1- 3 Tahun (Di Posyandu Jaan Desa
Jaan Kecamatan Gondang
KabupatenNganjuk).JurnalKebidanan
, 6(1), 24–37.
Https://Doi.Org/10.35890/Jkdh.V6i1.4
8
Kumparan. (2023). Ibu Rumah Tangga:
Dipandang Sebelah Mata Namun
Mencetak Generasi Luar Biasa.
Https://Kumparan.Com/Abdul-Latif-
1693365620312894538/Ibu-Rumah-
Tangga-Dipandang-Sebelah-Mata-
Namun-Mencetak-Generasi-Luar-
Biasa-21odvcsrjhb
Lismayani, A., & Pratama, M. I. (2023).
Pengaruh Permainan Tradisional
Terhadap Kemampuan Sosial
Emosional Anak Usia Dini. Jurnal
Ilmiah Wahana Pendidikan, Oktober,
2023(2),882-
888.Https://Doi.Org/10.5281/Zenodo.
10205328
Lolang, E. (2014). Hipotesis Nol Dan Hipotesis
Alternatif. Jurnal Keguruan Dan Ilmu
Pendidikan, 3(3), 685–695.
Https://Doi.Org/10.47178/Jkip.V3i3.9
9
Louis, S. L., Mirania, A. N., & Yuniarti, E.
(2022). Hubungan Pemberian Asi
Eksklusif Dengan Kejadian Stunting
Pada Anak Balita. Maternal &
Neonatal Health Journal, 3(1), 7–
11.
Https://Doi.Org/10.37010/Mnhj.V3i
1.498
Miguna, S., Guntoro, B., & Lestari Supardi, D.
(2023). Hubungan Pengetahuan Ibu
Terhadap Pertumbuhan Anak Balita
Di Posyandu Wilayah Kerja
Puskesmas Mekar Baru Kota
Tanjung Pinang. Zona Kedokteran:
Program Studi Pendidikan Dokter
Universitas Batam, 13(2), 402–407.
Https://Doi.Org/10.37776/Zked.V13i2.
1181
Muhammad, M. S. Dan S. (2020). Stunting
Dengan Pendekatan Framework
Who Buku Referensi. Cv. Gerbang
Media Aksara, Hal. 1-2.
Https://Www.Researchgate.Net/Publi
cation/343441142_Stunting_Dengan
_P
endekatan_Framework_Who_Buku_
Referensi
Medya Aprilia Astuti, A. Apriliawati, Titin Sutini,
S. M. Damanik, L. Tuljanah, A. R. C.
(2019). Pengaruh Riwayat
Pemberian ASI Ekslusif terhadap
Kejadian Stunting pada Balita. Jurnal
Akademi Keperawatan Karya
Husada Karyajaya-(JAKHKJ), 10(1),
35–39.
Mery. (2021). Hubungan Pengetahuan Ibu
Tentang Stunting Dengan Upaya
Pencegahan Stunting Pada Balita Di
Wilayah Kerja Puskesmas Wek
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




