STUDI OBSERVASIONAL ANALISIS KORELASI PENGETAHUAN DAN KECEMASAN PASIEN PERCUTANEOUS CORONARY INTERVENTION

Authors

  • Uray Nely Variety Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soedarso Pontianak, Pontianak, Kalimantan Barat
  • Dinarwulan Puspita Program Studi Ners, Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah Kalimantan Barat, Kubu Raya, Kalimantan Barat
  • Ditha Astuti Purnamawati Program Studi Ners, Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah Kalimantan Barat, Kubu Raya, Kalimantan Barat

DOI:

https://doi.org/10.71203/jrkk.v2i1.22

Keywords:

Percutaneous Coronary Intervention, pengetahuan, kecemasan, pasien PCI

Abstract

Latar belakang: Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia, termasuk di Indonesia. Salah satu penanganannya adalah Percutaneous Coronary Intervention (PCI) melalui prosedur kateterisasi jantung. Prosedur ini kerap menimbulkan kecemasan pada pasien, yang dapat berdampak negatif terhadap kondisi fisik dan psikologis. Salah satu faktor yang memengaruhi tingkat kecemasan adalah pengetahuan pasien tentang prosedur yang akan dijalani. Kurangnya informasi dan komunikasi yang tidak efektif antara tenaga kesehatan dan pasien dapat memperburuk kecemasan tersebut. Oleh karena itu, penting untuk meneliti hubungan antara tingkat pengetahuan dan kecemasan pada pasien yang akan menjalani PCI, khususnya di RSUD Dr. Soedarso, Kalimantan Barat.

Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan pasien dengan tingkat kecemasan pasien yang akan menjalani tindakan PCI di ruang Cathlab RSUD Dr. Soedarso, Kalimantan Barat.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil menggunakan teknik incidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 49 pasien yang menjalani PCI. Uji statistik menggunakan Spearman Rank Test.

Hasil: Mayoritas responden berusia 46–55 tahun (63,3%), berjenis kelamin laki-laki (69,4%), dan memiliki tingkat pendidikan terakhir SMA (81,2%). Sebanyak 40,8% responden memiliki pengetahuan yang cukup tentang PCI, dan 34,7% mengalami kecemasan ringan. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan kecemasan pasien (p-value = 0,001; r = 0,873).

Kesimpulan: Terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara tingkat pengetahuan pasien dengan tingkat kecemasan sebelum menjalani PCI di ruang Cathlab RSUD Dr. Soedarso, Kalimantan Barat. Penelitian lanjutan dengan metode kualitatif disarankan untuk memvalidasi hasil penelitian ini.

References

Achmad, B. F., Setiyarini, S., Sutono, S., Rasyid, F., Fitriawan, A. S., & Kafil, R. F. (2023). Association between Illness Perception and Anxiety Undergoing Percutaneous Coronary Intervention in Patients with Acute Coronary Syndrome: A Pilot Study. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 11(G), 105–110.

Bordbar, M., Fereidouni, Z., Morandini, M. K., & Najafi Kalyani, M. (2020). Efficacy of complementary interventions for management of anxiety in patients undergoing coronary angiography: A rapid systematic review. Journal of Vascular Nursing : Official Publication of the Society for Peripheral Vascular Nursing, 38(1), 9–17. https://doi.org/10.1016/j.jvn.2019.12.005

Darsini, D., Fahrurrozi, F., & Cahyono, E. A. (2019). Pengetahuan; artikel review. Jurnal Keperawatan, 12(1), 13.

Davis, T. M., Maguire, T. O., Haraphongse, M., & Schaumberger, M. R. (1994). Undergoing cardiac catheterization: the effects of informational preparation and coping style on patient anxiety during the procedure. Heart & Lung : The Journal of Critical Care, 23(2), 140–150.

Gavigan, A., Cain, C., & Carroll, D. L. (2014). Effects of informational sessions on anxiety precardiovascular procedure. Clinical Nursing Research, 23(3), 281–295.

Gustini, S., Mulyono, T., & Maryono, M. (2020). Hubungan Perilaku Caring Perawat dengan Stres Hospitalisasi pada Anak Usia Toddler di Ruang Rawat Anak Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien Meulaboh. Jurnal Serambi Akademica, 8(3), 372–378.

Hanwari, D. (2013). Manajemn Stress Cemas dan Depresi. jakarta: FKUI. Jakarta.

Hasanah, N. (2017). Hubungan Pengetahuan Pasien Tentang Informasi Pre Operasi Dengan Kecemasan Pasien Pre Operasi. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 6(1).

Heriyati, Y. (2022). Pengaruh Pemberian Terapi Musik Terhadap Tingkat Kecemasan Intra Operatif Pada Pasien Dengan Spinal Anestesi Di Rumah Sakit Universitas Tanjungpura. POLTEKKES KEMENKES JOGJA.

Hidayati, A. N., Suryawati, C., & Sriatmi, A. (2014). Analisis Hubungan Karakteristik Pasien dengan Kepuasan Pelayanan Rawat Jalan Semarang Eye Center (SEC) Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 2(1), 9–14.

Isnadiya, A., Ryandini, F. R., & Utomo, T. P. (2018). Pengaruh Emotional Freedom Technique (Eft) Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Percutaneous Coronary Intervention (Pci) Di Smc Rs Telogorejo. Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah, 1(2), 12–24.

Kemenkes, R. I. (2018). Hasil riset kesehatan dasar tahun 2018. Kementrian Kesehatan RI, 53(9), 1689–1699.

Keshvari, M., Yeganeh, M. R., Paryad, E., Roushan, Z. A., & Pouralizadeh, M. (2021). The effect of virtual reality distraction on reducing patients’ anxiety before coronary angiography: a randomized clinical trial study. The Egyptian Heart Journal, 73, 1–8.

Listiana, D. (2019). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kecemasan Pre Kateterisasi Jantung Pasien SKA. CHMK Nursing Scientific Journal, 3(1), 23–34.

Moradi, T., & ADIB, H. M. (2015). The effect of a multi-modal preparation package on anxiety in patients undergoing coronary angiography.

Nurahayu, D., & Sulastri, S. (2019). Hubungan Perilaku Caring Perawat dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Katarak di Ruang Kenanga RSUD dr. H. Soewondo Kendal. Jurnal Surya Muda, 1(1), 37–51.

Octavia, V. (2019). Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien Terhadap Kecemasan Pasien Yang Akan Dilakukan Corangiography Standby PCI di RS. Jantung Jakarta. Universitas Binawan.

Rachel, H. (2016). Effectiveness of Orientation Programme on Knowledge and Anxiety among Patients Undergoing Coronary Angiography at Selected Hospital. INTERNATIONAL EDITORIAL ADVISORY BOARD, 8(1), 92.

Rahmatika, A. (2014). Hubungan Pengetahuan Dan Kecemasan Pasien Yang Menjalani Prosedur Kateterisasi Jantung Dirumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Tahun.

Ratna, A. (2024). Hubungan pengetahuan dengan tingkat kecemasan pasien yang akan dilakukan tindakan endoskopi di unit endoskopi RS Bhayangkara TK. I Pusdokkes Polri. Universitas Mohammad Husni Thamrin.

Sari, M. S. K. (2020). Pengaruh Komunikasi Terapeutik terhadap Tingkat Kecemasan Pasien dengan Tindakan Kateterisasi Jantung di Ruang Cathlab RSD dr. Soebandi Jember. Universitas Muhammadiyah Jember.

Sulastri, S., Trilianto, A. E., & Ermaneti, Y. (2019). Pengaruh Komunikasi Terapeutik Perawat terhadap Tingkat Kecemasan pada Pasien Pre Operasi. Jurnal Keperawatan Profesional, 7(1).

Sutrisno, R. O. (2012). Studi Penggunaan Antidiabetes pada Pasien Diabtes Melitus Tipe 2 dengan Penyakit Jantung Koroner. Skripsi. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.

Takaliuang, F., Suandika, M., & Ningrum, E. W. (2022). GAMBARAN PERILAKU CARING PENATA ANESTESI, PERAWAT KAMAR BEDAH DAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN. Jurnal Inovasi Penelitian, 3(7), 6939–6944.

Tjahjono, H. D., Nancye, P. M., & Wibowo, D. A. T. (2022). Hubungan Perilaku Caring Perawat dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Orthopedi Spinal Anestesi di Instalasi Bedah Rumah Sakit William Booth Surabaya. Jurnal Keperawatan, 7(1), 10–16.

Widodo, S. A., Laelasari, L., Sari, R. M., Nur, I. R. D., & Putrianti, F. G. (2017). Analisis faktor tingkat kecemasan, motivasi dan prestasi belajar mahasiswa.

Wijayanti, A. E., & Liatika, T. (2019). Caring perawat dan tingkat kecemasan pada pasien preoperasi: studi korelasi. Health Sciences and Pharmacy Journal, 3(3), 84. https://doi.org/10.32504/hspj.v3i3.146

Downloads

Published

2025-02-26

How to Cite

Nely Variety, U., Puspita, D., & Astuti Purnamawati, D. (2025). STUDI OBSERVASIONAL ANALISIS KORELASI PENGETAHUAN DAN KECEMASAN PASIEN PERCUTANEOUS CORONARY INTERVENTION. Jurnal Riset Keperawatan Dan Kesehatan, 2(1), 23–32. https://doi.org/10.71203/jrkk.v2i1.22