Hubungan Self-Efficacy dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis

Authors

  • Icha Nopita Sari Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, Sulawesi Tenggara, Indonesia
  • Heltty Heltty Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, Sulawesi Tenggara, Indonesia
  • Sitti Masriwati Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, Sulawesi Tenggara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.71203/jrkk.v3i3.116

Keywords:

self-efficacy;, kualitas hidup;, gagal ginjal kronik;

Abstract

Latar Belakang: Gagal ginjal kronik merupakan penyakit progresif yang membutuhkan hemodialisis jangka panjang dan dapat berdampak pada kondisi fisik, psikologis, serta sosial pasien sehingga menurunkan kualitas hidup. Self-efficacy merupakan salah satu faktor yang berperan dalam membantu pasien mengelola penyakit dan menjalani perawatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-efficacy dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode: Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 126 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria inklusi meliputi pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis 1-3 kali per minggu, telah menjalani hemodialisis <1 sampai >3 tahun, memiliki kesadaran penuh, bersedia menjadi responden, serta kooperatif dan mampu berkomunikasi dengan baik. Self-efficacy diukur menggunakan Chronic Kidney Disease Self-efficacy Scale, sedangkan kualitas hidup menggunakan Kidney Disease Quality of Life Short Form. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebagian besar responden memiliki self-efficacy kategori sedang (51,6%) dan kualitas hidup kategori sedang (49,2%). Uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan kualitas hidup (p=0,001). Nilai Cramer's V sebesar 0,718 menunjukkan hubungan yang kuat. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Peningkatan self-efficacy melalui edukasi, motivasi, dan konseling dapat menjadi bagian dari upaya keperawatan untuk mendukung kualitas hidup pasien.

References

Bello, A. R., Titapiccolo, J. I., Godoy, I. B., Samaniego, D. J. C., Perez, S. O., Perez, A. S., Shkolenko, K., Stuard, S., Neri, L., Eva, M., & Salvador, B. (2024). Better Health-Related Quality Of Life Is Associated With Prolonged Survival And Reduced Hospitalization Risk Among Dialysis-Dependent Chronic Kidney Disease Patients : A Historical Cohort Study. Bmc Nephrology.

Devi, E. I., Prihatiningsih, D., & Widaryati. (2024). Hubungan Efikasi Diri Dan Perawatan Diri Pada Pasien Dengan Hemodialisa. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(1), 1–11.

GBD 2023 Chronic Kidney Disease Collaborators. (2025). Global, regional, and national burden of chronic kidney disease in adults, 1990–2023, and its attributable risk factors: A systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2023. The Lancet, 406, 2461–2482.

Haetami, F., Sartika, I., & Rohmah, M. (2024). Hubungan Self efficacy Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Di Rs Melati Tangerang The Relationship Between Self efficacy And Quality Of Life In Chronic Kidney Failure Patients Undergoing Hemodialysis At Melati . 7(2), 42–54.

Heltty, & Dina, H. (2025). Self-efficacy Dalam Perspektif Health Behavior Model (M. S. apt. Muhammad Isrul, SSi. (ed.)). Mandala Waluya Press.

Heltty, & Nazaruddin. (2023). Hubungan Self-efficacy Dengan Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe II. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 14(1), 1–5.

Lianto. (2021). Self-Efficacy : A Brief Literature Review. 15, 55–61.

Marini Aprilia Ndun, Wahyuni, M. M. D., Purnawan, S., & Nur, K. R. M. (2025). Indonesian Journal of Global Health Research. Indonesian Journal of Global Health Research, 7(4), 875–888.

Nazaruddin, Heltty, Lisnawati, Indriani, C., & Apriyanti. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Quality Of Life Pasien Gagal Ginjal Kronik. Nursing Inside Community, 5(1), 16–21.

Ndun, M. A., Wahyuni, M. M. D., Purnawan, S., & Nur, K. R. M. (2025). Indonesian Journal of Global Health Research. Indonesian Journal of Global Health Research, 7(4), 875–888.

SKI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI).

Ulya, F. H., Herawati, V. D., Aryani, A., & Suwarni, A. (2025). Hubungan Efikasi Diri Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis Di Instalasi Hemodialisis Di Rsu Diponegoro Dua Satu Klaten. Jurnal Pembangunan Dan Kemandirian Kesehatan, 02(02), 102–112.

Thuy, T., Nguyen, N., Id, S. L., Liu, C., & Chien, C. (2022). Associated With Quality Of Life Among Patients Undergoing Hemodialysis In Vietnam. National Library Of Medicine, 1–13. Https://Doi.Org/10.1371/Journal.Pone.0270100

Ulya, F. H., Herawati, V. D., Aryani, A., & Suwarni, A. (2025). Hubungan Efikasi Diri Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis Di Instalasi Hemodialisis Di Rsu Diponegoro Dua Satu Klaten. Jurnal Pembangunan Dan Kemandirian Kesehatan, 02(02), 102–112.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Sari, I. N., Heltty, H., & Masriwati, S. (2026). Hubungan Self-Efficacy dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis. Jurnal Riset Keperawatan Dan Kesehatan, 3(3), 122–128. https://doi.org/10.71203/jrkk.v3i3.116